Program Makanan Bergizi Balita di Pandeglang Disorot, Dinilai Tak Penuhi Standar Gizi

 


Pandeglang — delik info.web.id.-Program Makanan Bergizi (MBG) untuk balita di wilayah Cilaja, Majasari, Kabupaten Pandeglang menuai sorotan dari masyarakat. Program yang seharusnya mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi anak usia dini itu dinilai belum memenuhi standar kelayakan gizi, serta tidak sebanding dengan anggaran yang telah dialokasikan.31/3/2026


Salah satu orang tua penerima manfaat, Daud Yusuf, mengungkapkan bahwa menu yang diberikan kepada balita hanya terdiri dari nasi kecap, pisang, buncis, mentimun, dan tahu. Ia menilai komposisi tersebut belum mampu mencukupi kebutuhan nutrisi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.


“Balita membutuhkan asupan gizi yang lengkap dan seimbang. Menu seperti ini saya rasa belum memenuhi kebutuhan tersebut,” ujar Daud, Selasa (31/3).


Selain persoalan kandungan gizi, Daud juga menyoroti ketidaksesuaian antara anggaran program dengan kualitas makanan yang diterima. Menurutnya, dengan biaya yang ada, seharusnya menu yang disajikan dapat lebih bervariasi dan mencakup unsur gizi yang lebih lengkap, termasuk protein hewani.


Ia menambahkan bahwa kekurangan utama dari menu tersebut adalah tidak adanya sumber protein hewani serta minimnya kandungan lemak sehat yang berperan penting dalam perkembangan otak dan fisik balita.


“Program MBG yang seharusnya menjadi langkah strategis untuk meningkatkan status gizi balita perlu dievaluasi secara menyeluruh, baik dari sisi perencanaan anggaran maupun pengawasan kualitas menu di lapangan,” tambahnya.


Daud berharap adanya transparansi dari pihak terkait serta perbaikan segera dalam pelaksanaan program, sehingga penggunaan anggaran menjadi lebih efektif dan menu yang diberikan benar-benar memenuhi standar gizi yang dibutuhkan balita.


(ARI)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama