MENGERIKAN! Dugaan Pengoplosan LPG 3 Kg di dramaga Bogor, Aparat Disebut Lambat Bertindak, Lokasi Keburu Kosong

 


delik info.web.id.

BOGOR | busernet.co.id — praktik ilegal pengoplosan gas LPG subsidi 3 kg kembali mencuat di wilayah Bogor. Kasus ini menjadi sorotan setelah muncul indikasi adanya keterlambatan penanganan oleh aparat setempat, sehingga lokasi diduga telah “dibersihkan” sebelum tindakan dilakukan.senin 20/04/2026


Berdasarkan hasil penelusuran tim awak media, aktivitas penyuntikan atau pengoplosan gas diduga berlangsung di sebuah rumah yang disebut-sebut milik seorang purnawirawan anggota kepolisian. Saat dilakukan upaya konfirmasi di lokasi, penghuni rumah menolak memberikan keterangan dan membatasi akses kepada awak media.


Sementara itu, seorang terduga pelaku yang telah diamankan sebelumnya dikabarkan mengakui bahwa kegiatan pengoplosan gas itu dijalankan di lokasi tersebut. Namun demikian, keterangan ini masih perlu didalami lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan kebenarannya.


Dugaan Upaya Intervensi terhadap Media


Dalam perkembangan lain, tim media mengaku menerima tawaran sejumlah uang dari pihak yang diduga terkait kasus tersebut, dengan tujuan agar pemberitaan tidak dilanjutkan. Tawaran tersebut ditolak karena dinilai bertentangan dengan prinsip independensi dan kode etik jurnalistik.


Sorotan terhadap Kinerja Aparat


Perhatian publik juga tertuju pada respons aparat di tingkat Polsek Dramaga yang dinilai lambat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, jarak antara kantor kepolisian dan lokasi kejadian relatif dekat, namun penanganan disebut memakan waktu hingga beberapa jam sejak laporan diterima.


Meski disebutkan terdapat instruksi dari pimpinan untuk segera melakukan penindakan, di lapangan respons dinilai tidak optimal. Ketika petugas tiba di lokasi, sejumlah barang bukti penting seperti tabung gas dan alat penunjang lainnya dilaporkan sudah tidak berada di tempat.


Yang tersisa hanyalah kondisi ruangan yang diduga baru saja digunakan, termasuk adanya cairan pendingin yang tersebar di area tersebut.


Perlu Penyelidikan Mendalam


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun perkembangan penanganan kasus ini. Dugaan adanya keterlibatan oknum maupun kemungkinan kelalaian prosedur masih menjadi pertanyaan publik.


Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyalahgunaan LPG subsidi yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat. Diharapkan aparat penegak hukum dapat melakukan penyelidikan secara transparan dan profesional guna mengungkap fakta sebenarnya.


Tim  Red 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama